Selasa, 07 Agustus 2012

kepada kamu

andai mungkin untuk ungkap rindu yang menjamur dihati
pasti akan ku kirimi kau pelangi-pelangi  
kau salib aku di tiang kokoh hati,
terpaku kaku dalam bujur derajat bosan,
aku kaku dalam kesetiaan batinmu yang kali ini.  
bibirmu mesra mengucap mantra sepi,
tanpa ampun menggantung sunyi
dalam bising kota mati.        


Kepada kamu.
makassar, maret 2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar